SOSIALISASI MESIN PEMBUAT SERAT POHON PISANG BAGI PETANI PISANG DI DESA TANJUNG LUBUK KABUPATEN OGAN ILIR

  • Q. Hadi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Sriwijaya
  • Nukman Nukman Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Sriwijaya
  • D. Bayin Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Sriwijaya
  • H. Alian Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Sriwijaya
  • F. Vidian Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Sriwijaya
Keywords: sosialisasi, serat, pohon, mesin

Abstract

ABSTRAK: Kabupaten Ogan Ilir memiliki wilayah administrasi berupa desa, kelurahan dan dusun. Kabupaten Ogan Ilir terdiri dari 16 kecamatan, 227 desa, 14 kelurahan dan 660 dusun. Jumlah wilayah administrasi tersebut adalah data sampai dengan tahun 2018. Salah satu perkebunan di sini berupa pisang dengan berbagi jenis pisang. Pada pengabdian masyarakat ini telah mengadakan sosialisasi tentang pemrosesan pohon pisang petani di desa Tanjung Gelam, Kecamatan Indralaya yang menggunakan mesin serut menjadi serat pisang. Mesin serut ini dibuat sendiri untuk dibawa ke desa yang digunakan untuk sosialiasi kepada masyarakat desa Tanjung Gelam Kecamatan Indralaya. Sosialisasi kepada para tokoh masyarakat, adat dan pemerintahan menyatakan sikap mendukung dengan diadakan sosialisasi ini. Masyarakat bisa melakukan penyerutan dan hasilnya setelah proses pengeringan sesuai dengan kualitas dengan kadar air kurang dari 25% serat yang terbaik adalah serat ari pohon Pisang Abaka. Selanjutnya sesuai dengan kegunaan serat pohon pisang diteliti lebih lanjut untuk pembuatan aksesoris, kain tenun, tas tali, serat komposit dan lain-lain.

Kata Kunci: sosialisasi, serat, pohon, mesin.

ABSTRACT: Ogan Ilir Regency has administrative areas in the form of villages, sub-districts and hamlets. Ogan Ilir Regency consists of 16 sub-districts, 227 villages, 14 sub-districts and 660 hamlets. The number of administrative areas is data up to 2018. One of the plantations here is in the form of bananas. Farmers in Tanjung Gelam Village, Indralaya District who use shaved machines to become banana fiber. This shaved machine is made by yourself to be brought to the village which is used for socialization to the community of Tanjung Gelam Village, Indralaya District. Socialization to Indigenous Peoples and Government leaders with a supportive attitude by holding this socialization. People can do shrinkage and the result after the drying process is in accordance with the quality with an air content of less than 25%. The best fiber is the fiber from the Abaka banana tree. Furthermore, according to the use of banana tree fiber, it is further researched for the manufacture of accessories, woven fabrics, rope bags, composite fibers and others.

Keywords: socialization, banana tree fiber, machine

Published
2021-07-14