IDENTIFIKASI LIPATAN TERHADAP GEOMETRI LAPISAN BATUBARA DI LAWANG KIDUL, MUARA ENIM, SUMATERA SELATAN

  • P. Kurniawan prayogak707@gmail.com
  • E. Sutriyono Program Studi Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Sriwijaya
  • Stevanus Nalendra Jati Program Studi Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Sriwijaya
Keywords: Geometri, Lapisan Batubara, Sinklin

Abstract

ABSTRAK: Geometri lapisan batubara merupakan hal penting dalam kegiatan eksplorasi batubara, selain menjadi dasar dalam perhitungan estimasi sumberdaya batubara juga akan menentukan metode penambangan yang akan diterapkan pada daerah tersebut. Secara geologi, penelitian ini berlokasi pada Formasi Muaraenim yang merupakan salah satu coal bearing formation pada Cekungan Sumatera Selatan. Lokasi penelitian juga terletak pada konfigurasi Antiklinorium Muaraenim yang memiliki arah umum Baratlaut-Tenggara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi serta memodelkan pengaruh struktur lipatan Lawang Kidul terhadap geometri lapisan batubara yang meliputi ketebalan, kemenerusan, serta parting/inter burden lapisan batubara. Metode yang diterapkan pada penelitian ini merupakan metode pemodelan geologi bawah permukaan dan korelasi antar titik bor menggunakan data litologi pemboran dan well logging agar dapat memvisualisasikan model geometri lapisan batubara yang dipengaruhi struktur lipatan yaitu Sinklin Lawang Kidul yang berorientasi Baratlaut-Tenggara. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu adanya penipisan, ketidakmenerusan serta pendangkalan dan penambahan kedalaman pada lapisan batubara sejauh 20-40 meter, selain itu juga melalui data bawah permukaan terindikasi adanya antiklin yang berada pada bagian selatan Sinklin Lawang Kidul. Berdasarkan hasil tersebut, maka informasi bawah permukaan dan eksplorasi rinci pada daerah geologi yang kompleks menjadi sangat penting agar dalam memodelkan serta membuat target eksplorasi tidak mengalami kekeliruan. Sehingga kedepannya perlu dilakukan eksplorasi detail tentang geometri lapisan batubara disepanjang daerah Sinklin Lawang Kidul khususnya pada daerah puncak lipatan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh lipatan tersebut. Selain itu juga daerah struktur lipatan tersebut harus menjadi perhatian khusus dalam menganalisis kandungan geokimia, perhitungan estimasi sumberdaya batubara serta penentuan geoteknik tambang.

Kata kunci: Geometri, Lapisan Batubara, Sinklin

ABSTRACT: Geometry of coal seams is important in coal exploration activities, in addition to being the basis in calculating coal resource estimates, it will also determine the mining methods that will be applied in the area. Geologically, this research is located in the Muaraenim Formation which is one of the coal bearing formation in the South Sumatra Basin. The research location is also located in the Muaraenim Anticlinorium configuration which has a Northwest-Southeast general direction. The purpose of this study is to identify and model the influence of the Lawang Kidul fold structure on the geometry of the coal seam which includes thickness, continuity, and parting / inter burden of the coal seam. The method applied in this research is a method of modeling the subsurface geology and correlation between drillhole using lithology data drilling and well logging in order to visualize the geometry model of the coal seam influenced by the fold structure of the Northwest-Southeast oriented Lawang Kidul Syncline. The results obtained from this study are the depletion, discontinuity and addition of depth in the coal seam as far as 20-40 meters, besides that also through subsurface data indicated the presence of anticline in the southern part of the Lawang Kidul Syncline. Based on these results, the subsurface information and detailed exploration in complex geological areas becomes very important so that in modeling and making exploration targets do not experience errors. So in the future it is necessary to explore in detail the geometry of the coal seams along the Lawang Kidul syncline area, especially at the hinge of the fold to find out the extent of the influence of the fold. In addition, the area of the fold structure must be of particular concern in analyzing the geochemical content, calculating the estimated coal resources and determining the mine geotechnical engineering

Keyword: Geometry, Coal Seam, Syncline

Published
2021-08-02