Reduksi HCN di dalam singkong karet (Manihot glaziovii) dengan proses perendaman

  • Muhammad Yerizam Teknologi Kimia Industri, Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Sriwijaya
  • M. Zaman Teknologi Kimia Industri, Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Sriwijaya
  • Agus Manggala Teknologi Kimia Industri, Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Sriwijaya
Keywords: HCN, Singkong karet, Tepung Mocaf

Abstract

Tepung Mocaf (modified cassava flour) adalah merupakan sejenis tepung yang dibuat dari ubi kayu, prinsip pembuatannya adalah dengan memodifikasi ubi kayu dengan mikrobia. Dengan dilakukannya penelitian untuk mendapatkan tepung mocaf dari bahan baku singkong karet ini diharapkan dapat menjadi alternatif selain tepung terigu untuk kehidupan sehari-hari masyarakat yang harganya jauh lebih murah. Penelitian ini memanfaatkan umbi beracun, yakni singkong karet (Manihot glazovii) sebagai bahan baku pembuatan tepung mocaf. Singkong karet (Manihot glazovii) memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi yaitu 98,47% sehingga cocok untuk dijadikan bahan baku pembuatan tepung. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh waktu perendaman singkong dan pengaruh variasi perendaman dengan pengadukan terhadap reduksi HCN yang terkandung di dalam singkong selama proses perendaman singkong. Hasil yang diperoleh nantinya berupa tepung yang karakteristiknya menyerupai tepung terigu, pada setiap proses pengolahannya akan dilakukan pengujian terhadap kandungan HCN sehingga dapat diketahui hasil reduksi HCN yang terkandung didalam singkong karet.

References

Badan Standardisasi Nasional. 1996. SNI 01-2997-1996, Tepung Singkong
Bourdoux, et al. 1982. Cassava Product HCN Content and Detoxification Process. Ottawa : IDRC.
Endang, et al. (2010). Pengaruh Variasi Temperatur dan Konsentrasi Katalis pada Kinetika Reaksi Hidrolisis Tepung Kulit Ketela Pohon. Jurnal EKUILIBRIUM Vol.9 No.1.
Irzam FN, Harijono. 2014. Pengaruh Penggantian Air dan Penggunaan NaHCO3 dalam Perendaman Ubi Kayu Iris (Manihot esculenta Crantz) terhadap Kadar Sianida pada Pengolahan Tepung Ubi Kayu. Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol 2 (4) : 188-199.
Kanetro, Bayu dan Setyo Hastuti. 2006. Ragam Produk Olahan Kacang-Kacangan. Universitas Wangsa Manggala Press, Yogyakarta.
Kementrian Perindustrian. 2017. Data BPS Kebutuhan Tepung. Dalam http://www.litbang.pertanian.go.id/berita/one/2101/. (Online). Diakses Pada Tanggal 7 Februari 2018.
Kurniati, L. I., Aida, N., Gunawan, S., & Widjaja, T. (2012). Pembuatan Mocaf (Modified Cassava Flour) dengan Proses Fermentasi menggunakan Lactobacillus plantarum, Saccharomyces cerevisiae, dan Rhizopus oryzae. Jurnal Teknik Pomits, 1(1), 1–6.
Muchtadi Tien R., dan Sugiono. 1992. Ilmu Pengetahuan Bahan Pangan, PAU Pangan dan Gizi. Institut Pertanian Bogor : Bogor.
Nusa, M. I., Suarti, B., & Alfiah. (2012). Pembuatan Tepung Mocaf Melalui Penambahan Starter dan Lama Fermentasi (Modified Cassava Flour). Agrium, 17(3), 210–217.
Rahayuningsih, R.W. 1995. Pengaruh Ukuran Partikel Beras Terhadap Pertumbuhan Sporulasi Jamur Kecap (Aspergilus oryzae dan A. soyae). Skripsi Fakultas Teknologi Pertanian: UGM
Siboro, R. (2016). Reduksi Kadar SianidaTepung Ubi Kayu ( Manihot esculenta Crantz) Melalui Perendaman Ubi Kayu Dengan NaHCO3, 53.
Subagyo. 2006. Ubi Kayu Substitusi Berbagai Tepung-tepungan. Food Review : Jakarta.
Zarkasie, Ilham Muttaqin., Wuwuh, Setiyo & Hakun. 2017. Pembuatan Tepung Singkong Termodifikasi dengan Kapasitas 300.000 Ton/Tahun. Jurnal Teknik ITS, 6(2), 694-700.
Published
2018-08-01