ANALISIS KERENTANAN LONGSOR MENGGUNAKAN METODE ANALITYCAL HIERARCHY DAERAH PLUMBON DAN SEKITARNYA, KABUPATEN KEBUMEN, JAWA TENGAH

  • S Aditya Teknik Geologi, Universitas Sriwijaya
  • B K Susilo Teknik Geologi, Universitas Sriwijaya
Keywords: Analytical Hierarch, Overlay, Analisis Spasial, Jenis Longsor

Abstract

ABSTRAK: Bencana Longsor tiap tahun terjadi di Indonesia termasuk kawasan Kabupaten Kebumen yang salah satu daerah yang sering terjadi bencana longsor dalam waktu lima tahun terakhir. Oleh sebab itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kerentanan longsor pada daerah Plumbon dan sekitarnya Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Metode pada penelitian menggunakan analytical hierarchy dalam melakukan pembobotan tiap parameter dan Identifikasi jenis longsor. Selain itu, digunakan metode overlay dan analisis spasial sistem informasi Geografis (SIG) dalam membuat peta kerentanan longsor. Ada lima parameter yang digunakan dalam pembobotan yaitu kemiringan lereng, jenis litologi, curah hujan, penggunaan lahan, dan elevasi. Berdasarkan hasil overlay peta pada setiap parameter didapatkan kelas kerentanan longsor pada daerah penelitian yaitu: sangat rendah, rendah, sedang, tinggi dan sangat tinggi. Hasil penelitian diperoleh kelas kerentanan longsor yaitu sangat rendah seluas 0,37 km2 (0,456%), rendah seluas 10,3 km2 (12,71%), sedang seluas 37,3 km2 (46,04%), tinggi seluas 23,6 km2 (29,13%), dan sangat tinggi seluas 9,39 km2 (11,59%) serta parameter kemiringan lereng yang memiliki bobot tertinggi dengan skor 0,44. Jenis longsor pada daerah penelitan dibagai menjadi tiga yaitu: longsor rotasi, longsor rayapan, dan longsor translasi. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat dijadikan dalam upaya mitigasi sehingga dapat meminimalisir terjadinya bencana longsor pada daerah penelitian dan sekitarnya.

Kata kunci: Longsor, Analytical Hierarchy, Overlay, Analisis Spasial, Jenis Longsor

ABSTRACT: Lanslide every year happen in Indonesia including Kebumen Regency area which is one of the areas that often occurs landslides in the last five years. Therefore, research was conducted that aimed to determine the level of landslide vulnerability in Plumbon area and surrounding Kebumen Regency, Central Java. The method in the study using analytical hierarchy analysis in performing weighting of each parameter and Identification of landslide types. Additionally, the overlay and spatial analysis methods of Geographic Information Systems (GIS) are used in creating landslide vulnerability maps. There are five parameters used in weighting, namely slope, litology type, rainfall, land use, and elevation. Based on the results of overlaying the map on each parameter obtained a class of landslide susceptibility in the research area namely: very low, low, medium, high and very high. The results of the study obtained a class of landslide susceptibility that is very low area of 0.37 km2 (0.456%), low 10.3 km2 (12.71%), medium 37.3 km2 (46.04%), high 23.6 km2 (29.13%), and a very high area of 9.39 km2 (11.59%) and the parameter of slope have the highest score with value 0.44. The types of landslides in the area of the search are in three namely: avalanche rotation, avalanche, and avalanche translation. The results of this study are expected to be used in mitigation efforts so as to minimize landslides in the research area and surrounding areas

Keywords: Landslide, Analytical Hierarchy, Overlay, Spatial Analysis, Lanslide Type

Published
2021-07-01