STUDI KARAKTERISTIK DAN MIKROSTRUKTUR BETON DENGAN AGREGAT BUATAN GEOPOLIMER DENGAN METODE CRUSHING

  • F A Siregar teknik sipil, universitas sriwijaya
  • B B Adhitya
  • budi Nayobi
  • S Y Iriyani
  • C Indriyati
Keywords: Geopolimer, Mikrostruktur, Agregat, Beton

Abstract

Peningkatan penggunaan beton dalam proyek konstruksi semakin mengurangi ketersediaan agregat alam,
sementara permintaan akan beton terus meningkat karena beton adalah komponen penting dalam konstruksi. Salah satu solusi yang menjanjikan untuk mengurangi polusi lingkungan adalah memanfaatkan limbah fly ash untuk menciptakan agregat buatan. Saat ini, Agregat buatan Geopolimer yang menggunakan limbah fly ash sudah mulai digunakan dalam elemen konstruksi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi karakteristik dan struktur mikro beton yang menggunakan agregat buatan berbasis fly ash dengan menggunakan metode cold bond peletization. Komposisi beton melibatkan semen, air, pasir, agregat kasar alami, dan agregat kasar buatan. Penelitian ini berfokus pada mencapai target kuat tekan sebesar 25 MPa (fc' 25 Mpa) dan melibatkan pengujian scanning electron microscope (SEM). Hasil pengujian kuat tekan menunjukkan bahwa baik beton dengan agregat alami maupun beton dengan agregat buatan memenuhi target yang telah ditetapkan, dengan hasil masing-masing sebesar 28,976 MPa dan 25,582 MPa. Penurunan kuat tekan pada beton dengan agregat buatan dapat disebabkan oleh porositas yang lebih tinggi pada agregat buatan dibandingkan dengan agregat alami. Selain itu, ikatan antara pasta dan agregat pada beton alami lebih kuat daripada pada beton yang mengandung agregat buatan, sebagaimana terlihat dari hasil uji SEM.

Published
2024-05-15