IMPLEMENTASI POMPA VACHYDRAM UNTUK MENAIKKAN AIR KE LAHAN PERTANIAN YANG BERELEVASI LEBIH TINGGI DARI SUMBER AIR

  • M Rizalihadi Teknik Sipil, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh
  • Mahmuddin Mahmuddin Teknik Sipil, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh
  • Ziana Ziana Teknik Sipil, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh

Abstract

Lahan potensial pertanian pada lembah-lembah pegunungan sering sekali mengalami permasalahan ketersediaan air, mengingat sumber air yang tersedia terlalu jauh di bawah lahan tersebut. Selama ini, sebagian petani menggunakan pompa air listrik atau bahan bakar untuk menaikkan air ke lahannya. Namun biaya operasional dan perawatan yang dikeluarkan sangat mahal. Sehingga banyak lahan potensial pertanian tidak dapat diari secara optimal, membuat produksi hasil pertanian menurun yang berdampak pada penghasilan petani. Terkait dengan permasalahan di atas, pemanfaatan teknologi yang mampu menaikkan dan mengalirkan air dari sumbernya ke lahan pertanian sangat dibutuhkan, salah satu teknologi yang selama ini sering digunakan adalah pompa tanpa bahan bakar dan listrik seperti kincir air atau pompa hidram. Ke dua jenis pompa tersebut dapat bekerja dengan memanfaatkan energi yang dihasilkan oleh tinggi tekanan dan keepatan aliran, namun tidak dapat bekerja pada sumber air dari embung yang bersifat diam. Tujuan pengabdian yang dilaksanakan adalah untuk merakit pompa Vachydram (vacum hydraulic ram) tanpa bahan bakar dan listrik yang mampu bekerja pada air statis dan tanpa menggangu lingkungan embung, untuk menaikkan air pada suatu elevasi tertentu. Pompa vachydram ini dirakit dengan menggabungkan konsep pompa vakum dan hidram. Pompa vakum dirakit menggunakan 4 buah drum kapasitas 200 l yang dihubungkan secara seri dan paralel dan dilengkapi dengan pipa hisap PVC Φ = 1” dan pipa outlet PVC Φ = 2”. Pompa hidram dirakit dari pipa besi Φ = 3” dengan katub buang dan hantar dari kuningan Φ = 3” serta pipa pembawa Φ = 3/4”. Hasil pengujian pada sumber air dengan ketinggian 1,50 meter di atas elevasi pompa hidram dihasilkan debit output yang sebesar 0,15-0,25 l/det atau 10.000-25.000 l/hari dengan efesiensi pompa antara 10-25% pada ketinggian 5,00 meter sejauh 50 m dari sumber air. Hasil ini telah memberikan alternatif solusi dalam menanggulangi permasalahan ketersediaan air pada lahan yang berelevasi lebih tinggi dari sumber air. Sehingga dapat mendukung produktivitas masyarakat dalam rangka ketahanan pangan nasional, dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Published
2021-12-15