OPTIMASI FAKTOR-FAKTOR DESAIN KRITERIA KUANTITAS ALIRAN UDARA TAMBANG BAWAH TANAH DMLZ

  • Fachri Rahmat Universitas Sriwijaya
  • RR. Harminuke Eko Handayani
  • Diana Purbasari
Keywords: Airflow Budget, Balancing Factor, Leakage Factor

Abstract

PT Freeport Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan tembaga dan emas di Indonesia. Metode penambangan yang digunakan adalah metode tambang terbuka dan tambang bawah tanah. Metode penambangan yang digunakan pada tambang DMLZ adalah block caving dengan sistem ventilasi exhaust. Permasalahan yang terjadi pada ventilasi DMLZ adalah kurang optimalnya pendistribusian kuantitas udara yang mengakibatkan tidak terpenuhi kebutuhan udara seluruh area tambang DMLZ. Tujuan penelitian ini adalah mengoptimalkan faktor-faktor design criteria kuantitas aliran udara tambang bawah tanah DMLZ. Metode penelitian yang dilakukan dengan mengambil data primer dan sekunder yang mempengaruhi design criteria kuantitas udara selanjutnya yang disimulasikan dengan software Ventsim. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan kebutuhan udara tambang DMLZ sebesar 1238.8 m3/s. Leakagefactor sebesar 1.12, 1.17, dan 1.28 dan balancing factor sebesar 1.27, 1.33, dan 1.19. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan design airflow quantity budget adalah dengan memperbaiki kontrol ventilasi yang bocor ke keadaan ideal dan mengatur bukaan regulator sesuai atau mendekati dengan desain budget agar airflow di kontrol ventilasi paralel sesuai dengan design airflow quantity budget.

Published
2020-04-20